ANALISIS LAPORAN KEUANGAN DENGAN PENDEKATAN RASIO KEUANGAN : STUDI KOMPARATIF PADA 5 PERUSAHAAN INDUSTRI FMCG (FAST-MOVING CONSUMER GOODS)

  • Rahma Maulaya Ramadhani Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Bina Sarana Informatika
  • Vanesca Esandira Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Bina Sarana Informatika
  • Maya Sulistiani Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Bina Sarana Informatika
  • Tuti Nurfauziah Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Bina Sarana Informatika
  • Herayati Herayati Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Bina Sarana Informatika
Keywords: Analisis Laporan Keuangan, Rasio Keuangan, Profitabilitas, Likuiditas, Solvabilitas

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kinerja keuangan lima perusahaan terkemuka di industri Fast-Moving Consumer Goods (FMCG) di Indonesia pada tahun 2025, yaitu PT Kino Indonesia Tbk, PT Mustika Ratu Tbk, PT Paragon Karya Perkasa Tbk, PT Mandom Indonesia Tbk, dan PT Martina Berto Tbk. Evaluasi mendalam dilakukan dengan menggunakan pendekatan analisis rasio keuangan utama, yang meliputi rasio likuiditas (Current Ratio, Quick Ratio, Cash Ratio), rasio solvabilitas (Debt to Asset Ratio, Debt to Equity Ratio), serta rasio profitabilitas (Gross Profit Margin, Net Profit Margin, Return on Assets, Return on Equity). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kuantitatif deskriptif dengan pendekatan studi komparatif berbasis data laporan keuangan konsolidasian tahun 2025.                Hasil analisis menunjukkan adanya variasi strategi finansial yang signifikan di antara kelima emiten tersebut. Dari sektor likuiditas dan solvabilitas, PT Mandom Indonesia Tbk dan PT Mustika Ratu Tbk menerapkan strategi keuangan yang sangat konservatif dan aman, ditandai dengan tingkat likuiditas yang tinggi (Current Ratio masing-masing 5,31 dan 2,787) serta struktur modal yang didominasi oleh ekuitas sendiri (DER masing-masing 29,65% dan 39,1%). Sebaliknya, PT Paragon Karya Perkasa Tbk, PT Kino Indonesia Tbk, dan PT Martina Berto Tbk beroperasi dengan modal kerja yang lebih agresif dengan tingkat likuiditas di bawah angka aman (< 1).                Pada sektor profitabilitas, PT Kino Indonesia Tbk mencatat margin laba kotor tertinggi (GPM 41%), namun PT Paragon Karya Perkasa Tbk menjadi perusahaan dengan kinerja keuangan terbaik secara keseluruhan. Meskipun memiliki likuiditas rendah (CR 0,37) dan leverage tinggi (DER 101,43%), PT Paragon Karya Perkasa Tbk mampu mengelola biaya operasionalnya secara efisien, sehingga menghasilkan tingkat pengembalian tertinggi bagi investor dengan NPM 7,44%, ROA 8,88%, dan ROE mencapai 17,88%. Sementara itu, PT Martina Berto Tbk mencatat kinerja kurang memuaskan dengan profitabilitas negatif akibat tingginya beban usaha yang memicu kerugian bersih pada tahun berjalan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efisiensi operasional dan optimalisasi perputaran aset memegang peranan yang lebih krusial dibandingkan kebijakan likuiditas yang longgar dalam memaksimalkan profitabilitas di industri FMCG.  

References

Akuntansi, Keuangan Kontemporer, Rasio Likuiditas, and Dan Profitabilitas. 2018. “Analisis Kinerja Keuangan Menggunakan.” 1(1):33–46.
Hasibuan, Nurhanima. 2025. “Analisis Rasio Likuiditas , Rasio Profitabilitas Dan Rasio Solvabilitas Pada Laporan Keuangan PT . Bank Rakyat Indonesia ( Persero ) Tbk Periode 2019-2023.” 3(2):533–46.
Indonesia, PT. Kino, and Laporan Keuangan Konsolidasian. 2025. “PT Kino Indonesia Tbk Dan Entitas Anaknya / and Its Subsidiaries.” 2025(September).
Khoirunnisa, Diyah, Intani Puteri Syarifah, and Luthfi Isnaini Afifah. 2022. “Bank Central Asia Tbk Dengan Pt . Wahana Ottomitra Multiartha Finance Tbk Periode 2011-2021.” 11:69–81.
Mardiansyah, Edo, Nyedia Oktaviani, Sherin Anjeli, and Helmi Herawati. 2025. “Peran Rasio Likuiditas Dalam Menilai Kemampuan Perusahaan Memenuhi Kewajiban Jangka Pendek.” 8:245–52.
Martina Berto Report, Annual. n.d. “Martina Berto Strengthening Foundations ,.”
PT. Madom indonesia Anything, B. E. n.d. “PT. Madom Indonesia.”
PT Mustika Ratu Konsolidasian, Laporan Keuangan, D. A. N. Untuk, Tahun Yang, Berakhir Pada, Tanggal Tersebut, Beserta Laporan, Auditor Independen, Consolidated Financial Statements, F. O. R. The, and Year Then. 2025. “Pt Mustika Ratu Tbk Dan Entitas Anak / And Its Subsidiaries.”
PT Paragon Bulan, Sembilan, and Yang Berakhir. 2025. “Pt Paragon Karya Perkasa Tbk Dan Entitas Anak / And Subsidiaries.” (September).
Sari, Petty Aprilia, and Imam Hidayat. n.d. “Analisis Laporan Keuangan.”
https://www.bing.com/ck/a?!&&p=3e444a32d25e5477efa9d14cca9365dd8219b45fa4c740fda032c3a7738fff80JmltdHM9MTc4MTQ4MTYwMA&ptn=3&ver=2&hsh=4&fclid=13cd7c7e-54da-6415-1367-6c99558c656f&psq=Wikipedia+pt.+kino+indonesia&u=a1aHR0cHM6Ly9pZC53aWtpcGVkaWEub3JnL3dpa2kvS2lub19JbmRvbmVzaWE
https://www.idnfinancials.com/id/TCID/PT-Mandom-Indonesia-Tbk
Published
2026-06-24
Abstract viewed = 130 times
PDF downloaded = 83 times