ANALISIS RASIO LIKUIDITAS, SOLVABILITAS, PROFITABILITAS, DAN AKTIVITAS SEBAGAI ALAT UKUR KINERJA KEUANGAN PT AIRASIA INDONESIA TBK PERIODE 2020-2024

  • Ega Novriyela Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Bina Sarana Informatika
  • Wibi Alfiansyah Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Bina Sarana Informatika
  • Restia Pramesti Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Bina Sarana Informatika
  • Lulu Cantika Puteri Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Bina Sarana Informatika
Keywords: Kinerja Keuangan, Rasio Keuangan, Maskapai Penerbangan, Low-Cost Carrier, Defisiensi Modal, PT AirAsia Indonesia Tbk

Abstract

Industri penerbangan merupakan sektor padat modal dan teknologi yang sangat rentan terhadap gejolak ekonomi, sebagaimana terlihat pada masa pandemi COVID-19 yang membatasi mobilitas global. PT AirAsia Indonesia Tbk (CMPP) sebagai salah satu maskapai Low-Cost Carrier (LCC) mengalami tekanan keuangan yang signifikan dan harus melalui fase transisi menuju pemulihan operasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja keuangan perusahaan periode 2020–2024 melalui rasio likuiditas, solvabilitas, profitabilitas, dan aktivitas. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan yang telah diaudit dan diperoleh dari Bursa Efek Indonesia (BEI) serta Investor Relations perusahaan. Analisis dilakukan dengan menghitung rasio keuangan dan mengevaluasi tren perkembangannya dari tahun ke tahun.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT AirAsia Indonesia Tbk masih mengalami defisit likuiditas yang sangat tinggi. Pada tahun 2024, Current Ratio hanya mencapai 0,047 kali dan Cash Ratio sebesar 0,005 kali, sehingga keberlangsungan operasional jangka pendek bergantung pada arus kas dari penjualan tiket di muka melalui liabilitas kontrak. Dari sisi solvabilitas, perusahaan berada dalam kondisi insolvensi secara akuntansi dengan Debt to Asset Ratio (DAR) sebesar 2,65 kali. Akumulasi kerugian pascapandemi juga menyebabkan ekuitas negatif sebesar Rp11,94 triliun sehingga Debt to Equity Ratio (DER) tercatat minus 1,61 kali. Meskipun demikian, profitabilitas operasional menunjukkan perbaikan yang signifikan, ditandai dengan peningkatan Operating Profit Margin (OPM) dari minus 174% pada tahun 2020 menjadi minus 9,95% pada tahun 2024. Namun, laba bersih masih tertekan akibat kerugian selisih kurs sehingga Net Profit Margin (NPM) tetap berada pada level minus 19,22%. Sementara itu, rasio aktivitas menunjukkan kinerja yang sangat baik dengan Total Asset Turnover (TATO) sebesar 1,39 kali dan Fixed Asset Turnover (FATO) sebesar 10,72 kali pada tahun 2024, yang mencerminkan efisiensi pemanfaatan aset dan efektivitas model bisnis LCC.

References

Amri Amrulloh, A. D. A. (2020). Pengaruh Profitabilitas, Struktur Modal, Likuiditas, Ukuran Perusahaan Dan Kebijakan Dividen Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Empiris Pada Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun 2015-2019). 9(2), 167–184.
Anita Novianti, R. (2021). Pengaruh Likuiditas, Solvabilitas, Dan Profitabilitas Terhadap Pertumbuhan Laba Pada Perusahaan Manufaktur Tekstil Dan Garment Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2017-2021.
Digdowiseiso, K., & Santika, S. (2022). Pengaruh Rasio Solvabilitas, Profitabilitas, Dan Likuiditas Terhadap Pertumbuhan Laba Pada Perusahaan Pertambangan Batubara Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2013-2020. Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi Dan Keuangan, 4(Spesial Issue 3), 1182–1193.
Jaya, J. P. (2022). Analisis Rasio Keuangan Untuk Mengukur Kinerja Keuangan. 2(3), 89–96.
Juliar, F., & Wahyudi, I. (2023). Pengaruh Rasio Likuiditas , Solvabilitas Dan Profitabilitas Terhadap Pertumbuhan Laba Pada Perusahaan Pertambangan. 6, 5643–5651.
Muslich Lutfi. (2022). Analisis Data Untuk Riset
Okta, A. D. K. (2025). Analisis Teori Keagenan , Peran Tata Kelola , Dan Peran Tata Kelola Bisnis Untuk Mengatasi Konflik Kepentingan (Analysis Of Agency Theory , The Role Of Governance , And The Role Of Business Governance In Addressing Conflicts Of Interest). 3(2), 81–92.
Purnamasari, N. I., Antong, A., & Kasran, M. (2020). Evaluasi Penyajian Laporan Keuangan Daerah Berbasis Akrual Pada Kantor BPKAD Kabupaten Luwu. Jurnal Akuntansi STIE Muhammadiyah Palopo, 6(2).
Reysa, R., Fitroh, U., Wibowo, C. R., & Rustanti, D. (2022). Determinasi Kebijakan Deviden Dan Kinerja Perusahaan : Kepemilikan Manajerial Dan Kinerja Keuangan (Literature Review Manajemen Keuangan). 3(1), 364–374
Rofik, A., & Syah, T. Y. R. (2020). The Effect Of Fuel Mix, Moderated By Indonesia Crude Price And Foreign Exchange, And Power Losses On Profitability Of PT Pln (PERSERO).International Journal Of Energy Economics And Policy, 10(4 SE-Articles), 377–383.
Sianturi, Elda, Fanti Mariana Siburian, Monica Manurung, H. S. (2025). Analisis Kinerja Keuangan PT TELKOM Indonesia Tbk Berdasarkan Rasio Likuiditas, Solvabilitas Dan Profitabilitas. 11(2019), 300–309.
Susanto, P. C., Arini, D. U., Yuntina, L., & Panatap, J. (2024). Konsep Penelitian Kuantitatif : Populasi , Sampel , Dan Analisis Data ( Sebuah Tinjauan Pustaka ). 3(1), 1–12.
Syaharman, S. (2021). Analisis Laporan Keuangan Sebagai Dasar Untuk Menilai Kinerja Perusahaan Pada Pt. Narasindo Mitra Perdana. Juripol (Jurnal Institusi Politeknik Ganesha Medan), 4(2), 283–295.
Wardani, R. D., & Yando, A. D. (2020). Pengaruh Rasio Likuiditas Dan Profitabilitas Terhadap Pertumbuhan Laba Pada Perusahaan Pertambangan Yang Terdaftar Di BEI. SCIENTIA JOURNAL: Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 2(1).
Yuniarto, A. E., Asmara, E. N., & Herbowo, H. (2022). Pertumbuhan Laba Pada Perusahaan Pertambangan Di Indonesia . Owner : Riset Dan Jurnal Akuntansi, 6(3 SE-), 2446–2456. Https://Doi.Org/10.33395/Owner.V6i3.952
Published
2026-06-05
Abstract viewed = 30 times
PDF downloaded = 12 times