PENGARUH BUDAYA PATERNALISTIK DAN REGULASI PEMERINTAH TERHADAP CORPORATE SOSIAL RESPONSIBILTY (CSR) DAN AKUNTANSI SOSIAL PERUSAHAAN

  • Hafidhah Hafidhah Fakultas Ekonomi Universitas Wiraraja Sumenep
  • Mohammad Herli Fakultas Ekonomi Universitas Wiraraja Sumenep

Abstract

Perusahaan sebagai salah satu pelaku ekonomi tentunya mempunyai peranan yang sangat penting terhadap kelangsungan hidup perekonomian dan masyarakat luas. Dalam menghadapi era globalisasi sekarang ini, dimana kemajuan dibidang informasi dan teknologi serta adanya keterbukaan pasar menjadikan perusahaan-perusahaan yang ada harus memperhatikan secara serius dan terbuka mengenai dampak-dampak atau tingkah laku perusahaan itu sendiri terhadap lingkungan dan sosialnya (stakeholder).Pemerintah memiliki peranan penting dalam mengontrol aktifitas perusahaan, utamanya dalam pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan. Tekanan pemerintah terhadap perusahaan melalui undang-undang yang dibuat akan mendorong perusahaan untuk melaksanakan tanggungjwab sosialnya. Selain dari hal tersebut peranan budaya masayarakat juga diperlukan untuk meningkatkan kepedulian perusahaan.Budaya masyarakat madura yang menganut sistem paternalistik diaanggap sebagai hal yang penting dalam memberikan tekanan bagi perusahaan dalam melaksanakan tanggungjawab sosialnya.Artinya masyarakat dalam hal ini mendelegasikan wewenangnya terhadap tokoh yang diaangap berpengaruh di lingkungannya.Penelitian inidilakukan pada 5 (lima) perusahaan di Kabupaten Sumenep yang memiliki CSR. Model analisis data yang digunakan menggunakan regresi linerar berganda dengan tujuan untuk mengetahui hubungan variabel dependen dan independennya. Variabel independen yang terdiri dari Faktor Regulasi pemerintah dan faktor budaya paternalistik secara bersama-sama maupun persial memiliki pengaruh yang signifikan terhadap CSR. Hal ini berarti hipotesis yang pertama diajukan terbukti. Variabel independen yang terdiri dari CSR secara bersama-sama maupun persial memiliki pengaruh yang signifikan terhadap akunatnsi sosial perusahaan. Hal ini berarti hipotesis yang kedua diajukan terbukti

 

Key word  :Paternalistil, Regulasi pemerintah, CSR, Akuntansi sosial

Author Biographies

Hafidhah Hafidhah, Fakultas Ekonomi Universitas Wiraraja Sumenep
Dosen Tetap Fakultas Ekonomi
Universitas Wiraraja Sumenep
Mohammad Herli, Fakultas Ekonomi Universitas Wiraraja Sumenep
Dosen Tetap Fakultas Ekonomi
Universitas Wiraraja Sumenep

References

KenCoghill. 1999. Global Responsibility and the End of Liberal Fundamentalism: Paper on Governance and Corporate Responsibility, Australia: Deakin University
Dwi, R. 1998. Peranan Akuntansi Sosial dalam Menilai Tanggung Jawab Sosial.Riset pada PG. Malang: Kebonagung.
Freeman, R. E. 2009. Strategic Management: A Stake Holder Approach, Boston, USA.
TjiptohadiSawardjono. 2010. Pencantuman Kegiatan Eksternal Ke Dalam Laporan Keuangan, Akuntansi 4, April.
Published
2013-03-01
Abstract viewed = 576 times
PDF downloaded = 481 times