Efektifitas Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan terhadap Kesejahteraan Masyarakat (Studi Dampak tentang Pelaksanaan PNPM-MP di Desa Pakandangan BaratKecamatan Bluto Kabupaten Sumenep)
Abstract
Dalam konteks upaya penanggulangan kemiskinan, dibutuhkan perubahan paradigma pembangunan dari top down menjadi bottom up, dengan memberi peran masyarakat sebagai aktor utama atau subyek pembangunan sedangkan pemerintah sebagai fasilitator. Proses bottom up akan memberi ruang bagi masyarakat desa untuk berpartisipasi dalam merencanakan, menentukan kebutuhan, mengambil keputusan, melaksanakan, hingga mengevaluasi pembangunan. Kondisi ini akan terlihat jika menempatkan kaum miskin dalam posisi terhormat, memberi ruang pada mereka untuk mengembangkan partisipasi dan prakarsa lokal.
Berdasarkan hasil analisa kuantitatif dengan menggunakan rumus product moment maka r hasil perhitungan yang didapatkan adalah 0,81 dengan N =30, hal ini telah membuktikan adanya korelasi positif antara efektifitas program PNPM-MP dengan kesejahteraan masyarakat di desa Pakandangan Barat Kecamatan Bluto Kabupaten Sumenep.
References
Arief, Saeful, 2000. Menolak Pembangunanisme, Yogyakarta, Pustaka Pelajar.
David H, Penny, Petunjuk-petunjuk Bagi Pekerja Penelitian di Bidang Ilmu Sosial, Gajah Mada University Press, Yogyakarta : 1985
Hadari Nawawi, Metodologi Penelitian Sosial, Penerbit Gadjah Mada University Press, Jogjakarta, 1990
Hasan Shadili, Ensiklopedi Indonesia, PT Ihtiar Baru Van Hoeve, Jakarta, 1992
Husaini Usman dan Purnomo Stiady Akbar, Metode Penelitian Sosial, Bumi Aksara, Jakarta, 1996
Koentjaraningrat, “Masyarakat Desa di Pedesaan Indonesia”, dalam Masalah-masalah Pembangunan : Bunga Rampai Antropologi Terapan, Penerbit LP3ES, Jakarta, 1984
Kartini Kartono, Pengantar Metodologi Research, Alumni Bandung, 1983










2.png)
.png)





.png)