KINERJA SISTEMDRAINASE BERBASIS PARTISIAPASI MASYARAKAT DI PERUMAHAN BAPERTARUM DESA KOLOR KECAMATAN KOTA SUMENEP KABUPATEN SUMENEP
Abstract
Genangan akhir-akhir ini mulai banyak terjadi diberbagai kota di Indonesia. System darinase sangatlah dapat untuk menampung suatu debit aliran yang terjadi pada musim penghujan. Sering kali terjadi pada saat musim penghujan, peningkatan debit aliran yang dikarenakan oleh berbagai faktor, sehingga suatu sistem yang sudah ada tidak bisa lagi atau tidak mampu untuk menampung suatu aliran debit yang selanjutnya terjadi suatu banjir di suatu kawasan atau pemukiman. Terjadinya suatu genangan atau banjir di suatu kawasan atau wilayah tidak hanya terlihat dari faktor teknis saja, juga terkait erat dengan faktor non teknis yaitu: kondisi sosial, budaya dan ekonomi masyarakat.
References
Bambang Triatmojo , 1993, “Hidrolika II”, Beta Offset, Yogyakarta.
Maryono, 1993, “Hidrolika Terapan”, PT. Gramedia Pustaka, Jakarta
Suharjono MP, 1988, “Drainase Kota”, Penerbit Unibraw Malang.
Suripin, 2004, “Sistem Drainase Perkotaan yang Berkelanjutan”, Penerbit Andi, Jogyakarta.
Suwarno, 1995, “Hidrologi”, Penerbit Nova Bandung.
Yuni Nia Purwanti, 2015, ”Kajian Teknis Saluran Drainase Di Kecamatan Kota Sumnep ( Studi Ulang Terhadap Dimensi Existing Dan Debit Rancangan Di JL. Urip Sumoharjo – JL. Mh. Tamrin Kecamatan Kota Sumenep” , Fakultas Teknik, Universitas Wiraraja Sumenep.










2.png)
.png)





.png)