PRIORITAS PENGEMBANGAN FASILITASWISATA BAHARI PANTAI SLOPENG MENGGUNAKAN ANALYTICALHIERARCHY PROCESS (AHP)

  • Anita Intan ND

Abstract

Pulau Madura merupakan pulau yangmenyimpan banyak potensi wisata untuk tempatberlibur. Namun pada kenyataannya sampai saat iniobjek wisata yang berada di Pulau Madura belumbisa menarik banyak wisatawan. Salah satu objekwisata bahari utama di Pulau Madura khususnyakabupaten sumenep adalah pantai slopeng.Untukmenarik para wisatawan, sejak tahun 2002pemerintah mulai melakukan pengembangan PantaiSlopeng. Saat ini Pemerintah Kabupaten Sumenepmasih memiliki rencana pengembangan fasilitasdiantaranya penginapan (hotel dan motel), kolamrenang, dan sarana bermain (menyelam, bananaboat, berperahu dll). Akan tetapi, karenaketerbatasan dana yang dimiliki oleh pihakPemerintah Kabupaten Sumenep, maka dibutuhkansebuah prioritas terhadap pengembangan fasilitas diPantai Slopeng.
Tujuan penelitian ini, yaitu mengetahuiprioritas pengembangan fasilitas wisata bahariPantai Slopeng. Teknik pengambilan datamenggunakan penyebaran kuisioner. Teknikpenentuan sampel menggunakan purposivesampling. Responden dalam penelitian ini adalahPemerintah Kabupaten Sumenep, pengunjung,masyarakat pelaku usaha, dan tokoh masyarakat.Data dianalisis menggunakan sofware expert choicedengan metode Analytical Hierarchy Process(AHP).
Hasil analisis menunjukan bahwa variabelprioritas pengembangan fasilitas menjadipertimbangan yang sangan penting. Dari limavariabel yang ada yaitu tingkat pertumbuhanpenduduk (0.161), ada tidaknya dampak bencana(0.233), kondisi anggaran belanja pemerintah(0.187), kondisi otonomi daerah (0.321), tingkatperubahan lahan (0.097), faktor kondisi otonomidaerah yang dianggap paling penting dalammenentukan prioritas pengembangan fasilitas dipantai slopeng. Secara keseluruhan hasil analisisyang dilakukan terhadap 10 responden yangdianggap ahli (expert), fasilitas sarana bermain(menyelam, banana boat, berperahu dll) yang menjadi prioritas untuk dikembangkan di pantaislopeng dengan bobot sebesar 0,195.

References

Ardi, S. (2013, July). Hubungi Kami, Jasa
Pembuatan Skripsi . Retrieved January2016, from Cara memilih sampel denganmenggunakan teknik Purposive Sampling:http://www.buatskripsi.com
Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda danOlahraga Kabupaten Sumenep. (2011).Retrieved Januari 12, 2016, from WisataAlam Pantai Slopeng:disbudparpora.sumenep.go.id
Nepany, A. (2011, Desember 30).Lontar Madura.Retrieved Januari 12, 2016, fromPengembangan Objek Wisata MaduraBerbasis Lokal:www.lontarmadura.com/konsep-pengembangan-objek-wisata-madura-berbasis-local-community-based
Pratista, W. E., & Ariastita, P. G. (2013). PenentuanFasilitas Prioritas Di Wilayah PinggiranKota Yogyakarta. Jurnal Teknik PomitsVol.2, No.2, ISSN : 2337-3539, 3-5.
Sarah Hiariey, L., & Rostini Romeon, N. (2013).Peran Serta Masyarakat Pemanfaat PesisirDalam Pengelolaan Wilayah Pesisir TelukAmbon Dalam.Jurnal Matematika, Sains,dan Teknologi, Volume 14 Nomor 1, 48-61.
Sulistyo Rini, D. A., Agoes Pratikto, W., &Sambodo, K. (2014). Identifikasi danPemetaan Potensi Kawasan Sumber DayaPulau Kangean Kabupaten SumenepSebagai Kawasan Wisata Bahari.Prosiding Seminar Nasional ManajemenTeknologi XX, ISBN : 978-602-97491-9-9.
Syaifullah. (2010). Pengenalan Metode AHP(Analytical Hierarchy Process). Retrieved2016, fromhttp://Syaifullah08.Wordpress.Com
Taslicali, A. K., & Ercan, S. (2006). THEANALYTIC HIERARCHY & THEANALYTIC NETWORK PROCESSESIN MULTICRITERIA DECISIONMAKING: A COMPARATIVE STUDY.JOURNAL OF AERONAUTICS ANDSPACE TECHNOLOGIES VOLUME 2NUMBER 4, 55-65.
Published
2016-10-01
Abstract viewed = 337 times
Untitled downloaded = 307 times