HUBUNGAN ANTARA TINGKAT STRES DENGAN POLA MENSTRUASI PADA MAHASISWI SEMESTER I PROGRAM STUDI DIII KEBIDANAN FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS WIRARAJA SUMENEP TAHUN 2013

  • Iva Gamar Dian Pratiwi
  • Ratna Indriyani

Abstract

Masa remaja merupakan masa transisi dalam rentang kehidupan manusia yang menghubungkan masa kanak-kanak dan masa dewasa. Stres merupakan suatu respon fisiologis, psikologis dan perilaku dari manusia yang mencoba untuk mengadaptasi dan mengatur baik tekanan internal dan eksternal (stresor). Stresor dapat mempengaruhi semua bagian dari kehidupan seseorang, menyebabkan stres mental, perubahan perilaku, masalah-masalah dalam interaksi dengan orang lain dan keluhan-keluhan fisik salah satunya gangguan siklus menstruasi. Dalam pengaruhnya terhadap pola menstruasi, stres melibatkan sistem neuroendokrinologi sebagai sistem yang besar peranannya dalam reproduksi wanita (Sriati;2008).

Penelitian ini menggunakan desain penelitian obsevasional analitik dengan pendekatan cross sectional untuk mempelajari hubungan antara stres dengan pola menstruasi. Lokasi penelitian dilakukan di Prodi DIII Kebidanan FIK Universitas Wiraraja Sumenep. Populasi mahasiswi semester I sejumlah 54, dengan menggunaka tekhnik simpel random sampling maka didapatkan sampel sebanyak 48 mahasiswi. Analisis Analisis yang dilakukan untuk melihat hubungan ke dua variabel ordinal menggunakan uji spearman rank correlation dengan taraf signifikansi (α) 0,05 atau tingkat kepercayaan 95% (Hasan;2002).

Hasil penelitian didapatkan bahwa Sebagian besar responden yaitu 93,7% mengalami stress ringan. Sebagian besar responden yaitu 60,4% mengalami siklus menstruasi normal dengan disertai disminorhea.

Setelah dilakukan analisis didapatkan data p>0.05 yaitu 0.532 > 0.05, sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara tingkat stress dengan pola menstruasi pada mahasiswa DIII Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Wiraraja Sumenep.

Kata Kunci : Tingkat strees, pola menstruasi, reproduksi

References

Adhiyani Cisilia. 2002. Pengaruh Stres terhadap Hipertensi pada Wanita di Kalurahan Mojosongo Kecamatan Jebres Surakarta. Universitas Sebelas Maret Surakarta. Skripsi
Ahmad Abdurrahman. 2009. Hubungan Antara Tingkat Stres Dan Status Sosial
Budiarto Eko. 2002. Biostatistika untuk Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat.
Jakarta;EGC. Hal:29-31
Chomaria Nurul. 2009. Tips Jitu dan Praktis Mengusir Stress. Jogjakarta: Diva Press. Hal:49-168
Dahlan M Sopiyudin. 2008. Statistik untuk Kedokteran dan Kesehatan Edisi 3
Deskriptif, Bivariat dan Multivariat Dilengkapi Aplikasi dengan Menggunakan SPSS. Jakarta: Salemba Medika. Hal:163-66
Durand V Mark, Barlow David H. 2006. Intisari Psikologi Abnormal. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Hal:340-48
Hasan Iqbal. 2002. Pokok-Pokok Materi Statistik 2 Edisi Kedua. Jakarta:Bumi Aksara. Hal:307
Heffner Linda, Schust Danny. 2008. Sistem Reproduksi. Surabaya;Erlangga. Hal:38-40
Hidayat Aziz Alimul. 2007. Riset Keperawatan dan Teknik Penulisan Ilmiah Edisi 2. Jakarta:Salemba Medika. Hal:34
Notoatmodjo Soekidjo. 2005. Metodologi Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta. Hal:68-149
Nursalam. 2008. Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu
Keperawatan Edisi 2. Jakarta: Salemba Medika. Hal 92-120
Wiknjosastro, Hanifa. 2005. Ilmu Kandungan. Jakarta : Yayasan Bina Pustaka
Sarwono Prawiroharjo. Hal:103-14, 204-05
Wiramihardja Sutardjo. 2007. Pengantar Psikologi Abnormal. Bandung: RefikaAditama. Hal 44-50
Varney Helen. 2007. Buku Ajar Asuhan Kebidanan Edisi 4 Vol 1. Jakarta;EGC. Hal:338-51
Yulianti Devi. 2004. Manajemen Stres. Jakarta: ECG. Hal 26-110
Abstract viewed = 568 times
PDF downloaded = 1100 times