Abhakte Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat https://www.ejournalwiraraja.com/index.php/ABHAKTE <p>Abhakte, merupakan Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Wiraraja. Fokus tujuan Jurnal Abhakte adalah untuk meningkatkan dan mempromosikan pengetahuan dan keterampilan penelitian para akademisi, peneliti, praktisi dan mahasiswa, melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat. Jurnal Abhakte menyambut baik setiap hasil Pengabdian Kepada Masyarakat khususnya berbasis riset sesuai dengan kajian Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya</p> en-US aniskurli@wiraraja.ac.id (Anis Kurli) imamhidayat@wiraraja.ac.id (Imam Hidayat) Mon, 25 May 2026 00:00:00 +0000 OJS 3.1.0.1 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Penguatan Literasi Coretax: Peran IKPI Sidoarjo sebagai Knowledge Center dan Mitra Strategis DJP dalam Pelaporan SPT Tahunan https://www.ejournalwiraraja.com/index.php/ABHAKTE/article/view/5011 <p>The implementation of the Core Tax Administration System (Coretax) represents an innovative step by the Directorate General of Taxes (DGT) to modernize tax administration in Indonesia. The transition of reporting from the legacy DJP Online system to Coretax in 2026 presents significant challenges for taxpayers, particularly regarding the understanding of complex data automation mechanisms. This community service activity aimed to provide practical knowledge to individual taxpayers and tax practitioners, specifically tax consultants, to accelerate self-reliance in filing Individual Income Tax Returns (SPT Tahunan). The implementation process was conducted systematically, beginning with internal capacity building through a Training of Trainer (ToT) program organized by the IKPI National Board, followed by an online technical briefing on March 7, 2026, via the Zoom platform. The results indicated that comprehensive material presentations and technical simulations of Coretax-based tax filing were highly effective in increasing participants' confidence and reducing psychological barriers toward new technology. The success of this technical briefing reaffirms IKPI Sidoarjo’s position as a knowledge center and a strategic partner of the DGT in ensuring the success of the national digital transformation agenda to support state revenue.</p> Ali Tofan, Edy Setyawan, Primaryanti ,, Kaafi Rokhimah ##submission.copyrightStatement## https://www.ejournalwiraraja.com/index.php/ABHAKTE/article/view/5011 Mon, 25 May 2026 11:11:23 +0000 Pemberdayaan Perempuan melalui KWT sebagai Strategi Pengentasan Kemiskinan dan Peningkatan Kesejahteraan Keluarga: Studi Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati Putih Desa Ellak Daya https://www.ejournalwiraraja.com/index.php/ABHAKTE/article/view/5097 <p>Kelompok Wanita Tani memberikan ruang bagi perempuan desa terutama ibu rumah tangga untuk meningkatkan produktivitas ekonomi melalui kegiatan pertanian, maupun pengolahan hasil tani, sehingga keluarga memperoleh tambahan pendapatan dan ketahanan pangan. Di Desa Ellak Daya, terdapat KWT Melati Putih yang memilki usaha produksi keripuk berbahan dasar kelor, namun produksi tersebut tidak secara konsisten dilakukan karena terkendala dalam beberapa hal seperti kurangnya koordinasi antar anggota kelompok serta manajmen produksi yang bergantung pada pemasaran yang sifatnya tradisional. Sehingga tujuan dari pengabdian ini adalah untuk melakukan pemberdayaan terhadap KWT Melati Putih agar bisa memanfaatkan potensi kelompok yang nantinya akan mampu meningkatkan kapasitas produksi produk mereka dan mampu menciptakan kemandirian ekonomi. Selain aspek ekonomi, keikutsertaan dalam KWT juga memperkuat jaringan sosial, membangun solidaritas, kepercayaan diri, dan partisipasi perempuan dalam keputusan rumah tangga maupun komunitas sehingga peran perempuan dalam kehidupan sosial dan ekonomi menjadi lebih nyata. Metode pengabdian menggunakan metode pemberdayaan dengan menggabungkan dua pendekatan yaitu pendekatan partisipatif dan pendekatan berbasis kekuatan (strength-based) berfokus pada potensi dan kekuatan yang dimiliki individu atau komunitas.</p> Nur Inna Alfiyah, Dwi Listia Rika Tini, Very Ardianingsih, Enza Resdiana ##submission.copyrightStatement## https://www.ejournalwiraraja.com/index.php/ABHAKTE/article/view/5097 Mon, 25 May 2026 11:13:37 +0000 Peberdayaan UMKM Melalui Penerapan Digital Marketing Untuk Memperluas Pangsa Pasar (Studi Kasus UD. Windu Agung) https://www.ejournalwiraraja.com/index.php/ABHAKTE/article/view/5107 <p>Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran yang strategis dalam peningktan perekonomian nasional, namun masih menghadapi berbagai kendala khususnya pemanfaatan digital marketing. Digital marketing adalah platform yang digunakan untuk strategi pemasaran berbasis digital. Pemberdayaan UMKM melalui&nbsp; digital Marketing dilakukan di UD Windu Agung Kecamatan Saronggi Kabupaten Sumenep. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperluas pangsa pasar produk yang dihasilkan oleh mitra. Metode dalam pengabdian ini terdiri dari yaitu secara kualitatif dengan empat tahap yaitu, 1) persiapan , 2) pelaksanaan, 3) evaluasi dan 4) pelaporan. Hasil kegiatan PkM UD. Windu Agung memili tingkat pemahaman dalam membat dan mengelola akun digital marketing seperti shoope, tokopedia, tiktok, intagram dan facebook, UD. Windu Agung memiliki prospek pemasaran yang besar di masa yang akan datang melalui pemanfaatan media digital marketing yang optimal.</p> Zarnuji ,, Sindi Arista Rahman ##submission.copyrightStatement## https://www.ejournalwiraraja.com/index.php/ABHAKTE/article/view/5107 Mon, 25 May 2026 11:24:32 +0000 ENHANCING MSME MANAGERIAL CAPACITY THROUGH PRACTICAL BUSINESS MANAGEMENT TRAINING IN MOJOSARI MANTUP VILLAGE, LAMONGAN https://www.ejournalwiraraja.com/index.php/ABHAKTE/article/view/5047 <p>Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a strategic role in supporting the village community economy, particularly as a primary source of income and job creation. However, many MSME actors still face various challenges in business management, especially in managerial aspects such as business planning, resource organisation, financial record keeping, and effective marketing strategies. These limitations in knowledge and skills impact the productivity and competitiveness of the business. Therefore, this community service activity aims to enhance the managerial capacity of MSME actors through practical business management training in Mojosari Village, Mantup District, Lamongan Regency.&nbsp;The implementation method includes the stages of identifying needs, designing training materials, conducting participatory training, intensive mentoring, and evaluating the results of the activities. The results show an improvement in the understanding and skills of MSME actors in managing their businesses more systematically and structurally, particularly in preparing simple bookkeeping, managing operations, and utilising more adaptive marketing strategies. In addition, there has been a shift in the mindset of business actors towards a more professional managerial orientation. This programme is expected to promote business sustainability, enhance MSME performance, and strengthen the economic competitiveness of the community at the local level.</p> Kuswanto ,, Sofia Tri Septiawati, Ratna Nurdiana, Sutarum ,, Dita Pratama ##submission.copyrightStatement## https://www.ejournalwiraraja.com/index.php/ABHAKTE/article/view/5047 Mon, 25 May 2026 11:29:26 +0000 Strategi Edukasi Literasi Finansial sebagai Isu Sosial melalui Pendampingan Guru Berbasis Gamifikasi https://www.ejournalwiraraja.com/index.php/ABHAKTE/article/view/5133 <p style="text-align: justify;"><span lang="IN" style="color: black;">Literasi finansial merupakan kemampuan penting yang perlu ditanamkan sejak usia sekolah dasar untuk membentuk perilaku pengelolaan keuangan yang bijak. Namun, pembelajaran literasi finansial di sekolah dasar masih menghadapi berbagai kendala, seperti penggunaan metode pembelajaran konvensional dan keterbatasan media pembelajaran interaktif. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pembelajaran yang mampu meningkatkan keterlibatan siswa melalui pemanfaatan media gamifikasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan media gamifikasi berupa permainan ular tangga edukatif untuk mendukung pembelajaran literasi finansial di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah metode edukatif partisipatif dengan pendekatan pendampingan dan praktik langsung (<em>learning by doing</em>). Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu observasi awal, persiapan media, sosialisasi, praktik penggunaan media, dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru memberikan respon positif terhadap penggunaan media gamifikasi dalam pembelajaran. Guru juga mengalami peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam mengimplementasikan media ular tangga edukatif sebagai media pembelajaran literasi finansial. Selain itu, media gamifikasi dinilai mampu menciptakan suasana pembelajaran yang lebih aktif, interaktif, dan menyenangkan sehingga membantu guru meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, media ular tangga berbasis gamifikasi dapat menjadi alternatif media pembelajaran inovatif untuk mendukung edukasi literasi finansial di sekolah dasar.</span></p> Evi Aulia Rachma, Ety Youhanita, Ninies Eryadini ##submission.copyrightStatement## https://www.ejournalwiraraja.com/index.php/ABHAKTE/article/view/5133 Mon, 25 May 2026 11:42:52 +0000 PKM Edukasi Menulis Gagasan Pokok dan Gagasan Pendukung Berbasis Fenomena Sampah untuk Meningkatkan Literasi SDGs Siswa Sekolah Dasar https://www.ejournalwiraraja.com/index.php/ABHAKTE/article/view/5153 <p data-start="0" data-end="469">One of the global issues in achieving the Sustainable Development Goals (SDGs) in education and environmental sustainability is waste management. In the educational context, students’ ability to understand and communicate environmental issues through literacy activities remains relatively low. This Community Service Program (PkM) aimed to improve students’ SDGs literacy through education on writing main ideas and supporting ideas based on waste-related phenomena.The program employed an experiential learning approach consisting of four stages: (1) introducing students to environmental issues related to the types, impacts, and management of waste (concrete experience); (2) identifying organic and inorganic waste (reflective observation); (3) discovering creative products made from waste materials (abstract conceptualization); and (4) practicing paragraph writing containing main ideas and supporting ideas based on the previous activities (active experimentation). The target participants were fourth-grade students of SD Sikumana 2 in Kupang City, East Nusa Tenggara (NTT). The results of the community service activity showed that students were able to understand the concepts of main ideas and supporting ideas more effectively through contextual and experience-based learning. Most students succeeded in composing coherent, well-structured, and environmentally relevant paragraphs. In addition, students demonstrated increased ecological awareness through maintaining school cleanliness and identifying simple forms of waste management.Therefore, this activity was effective in integrating language literacy and environmental literacy based on the SDGs in elementary school learning. The implications of this activity highlight the importance of strengthening contextual and environment-based learning to develop students’ literacy skills and environmental awareness from an early age.</p> Mikhael Klemens Kedang, Siddik Romadhan, Blandina Seko Bani ##submission.copyrightStatement## https://www.ejournalwiraraja.com/index.php/ABHAKTE/article/view/5153 Mon, 25 May 2026 11:45:10 +0000 Pelatihan Penyusunan Rencana Bisnis untuk Pelaku UMKM berbasis Digitalisasi https://www.ejournalwiraraja.com/index.php/ABHAKTE/article/view/5184 <p data-cur="cursor">Sebagai tulang punggung ekonomi nasional UMKM saat ini masih menghadapi berbagai hambatan mendasar, khususnya dalam menghadapi era digital. Masih banyak para pelaku UMKM yang belum memahami strategi digital marketing, belum memiliki legalitas usaha serta mengalami keterbatasan dalam pengelolaan keuangan dan branding produk. Minimnya pengetahuan ini nantinya akan berdampak pada keterbatasan akses pasar dan rendahnya daya saing produk. Padahal dengan transformasi digital yang tepat UMKM dapat memperluas jangkauan pasar dan dapat meningkatkan pendapatan secara sigifikan. Kegiatan PkM ini menjadi penting untuk memberikan Solusi nyata melalui pelatihan dan pendampingan langsung agar pelaku UMKM mampu memasarkan produknya secara digital, mengelola keuangan usaha dengan baik, melengkapi legalitas usahanya serta dapat meningkatkan citra produk melalui branding sederhana. Memberikan pelatihan kepada UMKM dalam hal digital marketing khususnya pemanfaatan media sosial dan market place, meningkatkan kemampuan peserta dalam membuat konten promosi, meningkatkan literasi keuangan, membantu UMKM memahami pentingnya legalitas usaha dan menyediakan pendampingan berkelanjutan untuk memastikan penerapan hasil pelatihan. Selain itu target luarannya adalah peningkatan kapasitas mitra UMKM dalam digital marketing dengan minimal 80% pelaku UMKM mampu membuat akun bisnis di media sosial, setiap peserta juga memiliki minimal 3 konten promosi digital yang dapat dipublikasikan. Dan yang terakhir pada dampak jangka panjang yaitu peningkatan penjualan dan jangkauan pasar yang luas serta terbentuknya jejaring UMKM berbasis digital yang nantinya dapat menjadi mitra lanjutan bagi kampus.</p> Abshoril Fithry, Sjaifurrachman ,, Valensyah Abdil Matin ##submission.copyrightStatement## https://www.ejournalwiraraja.com/index.php/ABHAKTE/article/view/5184 Fri, 05 Jun 2026 05:33:57 +0000 Pelatihan Kewirasuahaan Dalam Mengambangkan Karakter Entrepreneurship pada Pengelola Wisata Bukit Tabungan Warga Pagar Batu (TAWAP) Kabupaten Sumenep https://www.ejournalwiraraja.com/index.php/ABHAKTE/article/view/5120 <p>Tim PkM Universitas Wiraraja mempunyai inisiatif dalam mengembangkan pembangunan pariwisata di Sumenep, hususnya pada kesempatan ini tim melakukan langkah strategis dalam memberikan pelatihan kewirausahaan untuk mengembangkan karakter entrepreneurship bagi pengelola wisata bukit tabungan warga pagar batu (TAWAP) dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia yang terlibat langsung sebagai penggerak dalam mengelola destinasi wisata berbasis masyarakat dan kearifan local. Dengan pelatihan ini, maka pengeola mendaptkan pengetahuan dan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai konsep kewirausahaan serta pentingnya pola piker kreatif dan inovatif dan memiliki kemampuan dalam melihat peluang dalam usaha pada sector pariwisata di bukit TAWAP. Dalam kegiatan PkM ini bukan hanya memperkuat entrepreneurship seperti keberanian, kreativitas dalam mengambil keputusan dan adaptasi, namun juga mendorong pengelola woisata agar mampu merancang gagasan pembangunan wisata secara berkelanjutan, dengan adanya peningkatan kompetensi tersebut. Wisata bukit TAWAP diharapkan mampu menghadirkan dampak yang positif bagi peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat lokal. Secara keseluruhan, kegiatan PkM ini menjadi fondasi penting dalam mendukung dalam penguatan ekosistem pariwisata lokal dan mewujudkan pengelolaan destinasi wisata yang inovatif, mandiri, dan berkelanjutan. Wisata Bukit TAWAP berpotensi menjadi salah satu destinasi unggulan di Kabupaten Sumenep apabila pengelola memiliki modal pengetahuan dan pemahaman yang baik pada pengembangan pariwisata.</p> Imam Hidayat, Aprilia Dwi Yandari, Evi Dwi Hastri, Naily Huzaimah, Hidayat ,, Deny Feri Suharyanto ##submission.copyrightStatement## https://www.ejournalwiraraja.com/index.php/ABHAKTE/article/view/5120 Fri, 05 Jun 2026 05:35:34 +0000 Etika Komunikasi Digital bagi Generasi Z; Bagaimana Etika komunikasi Digital yang Baik Bisa Mengangkat Brand Dirimu https://www.ejournalwiraraja.com/index.php/ABHAKTE/article/view/5204 <p>This community service activity aims to educate Generation Z on the importance of digital communication etiquette (netiquette) and its relationship to personal branding and brand image. The participants in this initiative are students at SMAN 1 Bluto, Sumenep Regency, who represent today’s active social media users. The methods used in this program include interactive presentations, group discussions, and real-world case studies related to digital footprints. The results of this activity demonstrate a significant increase in digital awareness among the students. Participants were able to understand that online activities have a real impact on their personal and professional reputations in the future. Additionally, students were equipped with an understanding of how ethical online communication can support the value of a brand or digital business. The high level of enthusiasm from the participants indicates the program’s success in fostering a healthier and more productive digital environment within the school setting. At the conclusion of the activity, the community service team emphasized that netiquette education grounded in personal branding is crucial for Gen Z to cultivate a culture of digital citizens who are intelligent, ethical, and ready to compete in the modern era.</p> Roos Yuliastina, Isyanto ,, Ida Syafriani ##submission.copyrightStatement## https://www.ejournalwiraraja.com/index.php/ABHAKTE/article/view/5204 Wed, 10 Jun 2026 16:09:26 +0000